Witan sangat menyukai tanaman, terutama tanaman yang dipakai untuk pengobatan. Namun, ketika Nene yang sakit keras akhirnya meninggal tanpa bisa diobatinya, Witan meragukan kemampuannya sendiri untuk menjadi seorang Tabib Sejati.
Dalam pawai menuju kebebasan, Mahatma Ghandi dan murid-muridnya memutuskan memulai perjalanan ke Dandi untuk memprotes pajak garam yang tidak adil yang ditetapkan oleh Inggris. Dhani kecil yang masih berusia 9 tahun dan tinggal di Ashram Sabarmati ingin bergabung dengan mereka.
Beberapa hewan dan juga burung ingin berkenalan dengan kalian. Mereka meminta kalian untuk menghitung jumlah bagian tubuh tertentu yang mereka miliki. Maukah kalian menghitungnya?
Pak Kelabang mengenakan 21 pasang sepatu untuk berjalan-jalan pagi. Akan tetapi, dengan banyaknya kaki yang dimiliki, bagaimana cara ia mengetahui kaki mana yang pertama kali ia gunakan?
Samir dan Nindya merasa takut dengan seorang penjual permen di sebuah toko. Wajahnya menyeramkan membuat mereka merasa takut. Apakah penjual itu seorang monster?
Muni tukang batu harus menghancurkan gudang tua dan membangun klinik baru sebagai gantinya. Ia mendekati bukit untuk meminta bantuan beberapa orang. Tapi ternyata batuan yang datang dalam bentuk yang tidak terduga!
Kekuatan akal adalah segalanya
Para penguin rajin berjalan-jalan dan menemukan sekumpulan penguin yang berbeda. Mereka berteman dan berubah total. Tumbuh besar dan berpetualang!
Seekor semut kecil menemukan sebutir kacang hijau besar. Dia ingin membawanya pulang. Namun dalam perjalanan ada banyak sekali rintangan! Apakah akhirnya dia berhasil membawa pulang?
Aku memiliki berbagai macam perasaan. Apakah kamu juga memilikinya?