Chapansi mengkhawatirkan serangga-serangga sejak pembangunan jalan baru. Namun, serangga punya rencana.
Anak-anak bisa membuat berbagai hal seru.
Cerita ini adalh cerita lucu mengenai tiga orang kawan dan tiga ekor ikan.
Agus, Dian dan Andri, yang menamakan diri Tim ADA Jejak, sedang berkemah di Ipukan, Kaki Gunung Ciremai. Namun, sesutu terjadi sehingga menyebabkan mereka terseret ke tempat yang "berbeda".
Aku sangat suka bermain sepeda dengan teman-teman yang tinggal di satu kompleks. Suatu sore aku dan teman-teman bertemu dengan tetangga baru yang bernama Lili. Kami mengajak Lili bermain sepeda bersama kami. Namun, dia sangat lambat sehingga tertinggal jauh!
Aku sangat suka membaca dan menulis. Dengan ditemani sebuah buku, aku akan mengurung diri di kamar seharian. Papa tidak menyukai kegemaranku tersebut.
Arvin punya tetangg baru yang bernama Devan. Arvin memberi Davan kue sebagai tanda perkenalan. Akan tetapi, Arvin memergoki Davin dan ibunya sedang memberikan kue pemberiannya kepada orang lain. Di kelas, Arvin melihat Devan juga tidak memakan kue ulang tahun yang dibagikan teman mereka. Ada apa, ya, dengan Devan?
Wasih sedih ketika tahu bahwa Ragaga sakit keras. Wasi ikut merawat dan mencari makanan enak untuknya. Namun, Ragaga tidak suka buah beri seperti Wasi. Ia hanya ingin makan buah matoa kesukaannya Belum ada yang berhasil menemukannya. Wasi pun tak berhenti mencarinya. Apakah Wasi berhasil menemukan buah matoa untuk Ragaga?
Aduh, berisik sekali! Pohon besar ingin tidur. Tetapi, anak-anak hewan itu bermain didekatnya.
Anton, Raka, dan Wira membuat lunjuk dari tempurung. Seru sekali! Setelah mengumpulkan tempurung, mereka menjemur, lalu menyusunnya di tongkat kayu.