Flupoza bertualang di udara dan menempel dimana-mana. Flupoza menempel di garpu, sesekali di gagang sapi, terkadang di kertas tisu, kemudian menempel di kerah baju.
Kabayan sering membuat Ambu jengkel. Namun, suatu hari Kabayan kena batunya. Dia kapok dan berjanji pada Ambu tidak akan mengulangi lagi kebiasaan buruknya.
Anis sangat ingin makan roti cokelat. Itu sebabnya ia menerima tawaran roti cokelat dari orang lain.
Bagaimana rasanya menjadi anak tengah? Bagi Safira, ranganya tidak nyaman.
Festival Latimojong akan digelar. Itu artinya akan diadakan lomba balap motor bambu.
Setelah lama rusak, Loko Si sepur kluthuk akan melakukan hal istimewa hari ini.
Pada hari ke-20 perayaan Imlek di Bangka, Mei Lan mengajak Cika dan Banu berkunjung ke rumah Akung Asan.
Ikbal lahir di Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. Dia memilik rambut gimbal. Warga Dieng percaya jika ada anak berambut gimbal adalah titisan Kiai Kolo Dete, kakek moyang warga Dieng.
Tari dan Argo senang sekali. AYah mengajak mereka ke kebun binatang. Kunjungan ini makin menarik. Ayah menantang Argo dan Tari untuk memecahkan sebuah teka-teki.
Gagas ingin bicara bahasa Sunda seperti penduduk Kampung Naga. Awalnya, dia merasa bisa. Namun, saat mencoba, kata-kata yang Gagas ucapkan tertukar terus.