Bolpoin yang kupinjam dari Naya tiba-tiba hilang! Tentu saja Naya marah besar, soalnya itu bolpoin kesayangannya. Aku sudah meminta maaf, tapi Naya tidak mau memaafkan.
Alka sedih karena orang tuanya sering bertengkar. Teriakan-teriakan orang tuanya saat bertengkar terasa menyakiti hati dan telinganya. Alka kemudian memilih untuk membangun sebuah 'kapal laut' dan bersembunyi disana untuk mengakhiri semua itu.
Jaka mengajak Bagas bermain upih. Saat melakukan suit, Bagas menang. Bagas akan naik upih terlebih dahulu. Jaka berusaha menariknya. Ternyata berat sekali. Upih tidak bergerak.
Danu suka sekali berkunjung ke rumah Bude Darmi. Apalagi Bude Darmi sering menyajikan cemilan dan minuman lezat. Danu merasa senang dan nyaman. Namun, ketika Danu pulang, dia merasa sebaliknya. Di rumah, dia bingung dan sedih.
Sebentar lagi Maimun berulang tahun. Ia sudah menyiapkan daftar hadiah. Tapi, kakek malah memberinya pohon timun. Kira-kira, apa, ya yang dilakukan Maimun pada pohon timun itu?
hari baru menandakan misi bagiku dan Mas Tio. Dibantu kendaraan spesial Mas Tio kami selalu merasa siap menghadapi apapun!
Mia hran melihat Nenek belum mau makan. Mana, dia merencanakan sesuatu agar Nenek mau makan. Mia membuat lotek, dan mengantarkannya ke rumah nenek. Sayangnya, di perjalanan Mia kehujanan. Mia tidak ingin bumbu loteknya menjadi encer. Apa yang akan dilakukannya agar bisa segera tiba di rumah Nenek?
Setelah mengantar penumpang ke seberang sungai Batanghari, Zozo kembali ke dermaga. Saat di tengah sungai, Zozo melihat sebuah perahu yang hampir terbalik karena derasnya sungai.
Merpati terbang dari gang ke atap rumah. Arul senang m engejar merpati.
Bara terlahir sempurna dengan kaki spesial. Ayahnya seorang nelayan, dan ibunya penjual ikan dipantai.